Proses digital membuat informasi dan pengajuan asuransi lebih mudah diakses. Namun, kemudahan online tidak berarti calon nasabah boleh melewati tahap pemeriksaan dokumen.
9 hal yang perlu diperiksa
- Identitas perusahaan. Pastikan informasi berasal dari perusahaan atau kanal resmi.
- Nama produk. Cocokkan dengan dokumen resmi.
- Manfaat. Baca apa yang benar-benar ditanggung.
- Uang pertanggungan. Periksa nominal dan kondisi pembayaran.
- Premi. Ketahui frekuensi dan ketentuan pembayaran.
- Pengecualian. Cari bagian yang menjelaskan kondisi yang tidak ditanggung.
- Masa tunggu. Pastikan apakah ada dan kapan berlaku.
- Prosedur klaim. Catat dokumen dan kanal pengajuan.
- RIPLAY dan polis. Simpan dokumen yang diterima dan baca sebelum menyetujui.
Jangan hanya melihat harga premi
Premi murah belum tentu sesuai kebutuhan, sementara premi yang lebih tinggi tidak otomatis berarti produk lebih cocok. Perbandingan sebaiknya melihat manfaat, durasi, pengecualian, dan ketentuan klaim secara keseluruhan.
Kesimpulan
Membeli asuransi secara online dapat praktis, tetapi prinsip dasarnya tetap sama: pahami produk, baca dokumen, periksa pengecualian, dan pastikan Anda memahami kewajiban premi sebelum menyetujui.
Catatan: Informasi bersifat edukasi umum. Ketentuan manfaat, premi, pengecualian, dan klaim mengikuti dokumen produk yang berlaku.